Di tangis yang menyusup ke sela sela senyum dan tawa
Aku merasa dingin di saat hangat
Aku merasa sendiri di kerumunan
Bagaimana bisa kau panggil ini cinta?
Jika aku bersedih di saat seharusnya aku bahagia
Apa ini rasanya tak lagi utuh padahal kusadari aku tak pernah utuh sejak bertemu dengannya
Aku merasa dingin di saat hangat
Aku merasa sendiri di kerumunan
Bagaimana bisa kau panggil ini cinta?
Jika aku bersedih di saat seharusnya aku bahagia
Apa ini rasanya tak lagi utuh padahal kusadari aku tak pernah utuh sejak bertemu dengannya
Di tangis yang menyusup ke sela-sela senyum dan tawa
Aku gemetar dalam geming
Aku teriak dalam bungkam
Bagaimana bisa kau minta kejujuran?
Bila yang kau inginkan hanyalah kenyamanan
Apa matahari berwarna gelap dan hanya sinarkan suram?
Aku gemetar dalam geming
Aku teriak dalam bungkam
Bagaimana bisa kau minta kejujuran?
Bila yang kau inginkan hanyalah kenyamanan
Apa matahari berwarna gelap dan hanya sinarkan suram?
Aku mati dalam hatiku sendiri
Aku hidup seperti yang kau ingini
Kutinggalkan mimpiku di masa lalu, dimana pintu menuju jalannya kesana telah kukunci
Aku hidup seperti yang kau ingini
Kutinggalkan mimpiku di masa lalu, dimana pintu menuju jalannya kesana telah kukunci
Sungguh. Aku ingin membencimu
Sungguh. Aku ingin membencinya
Tapi semua begitu rapuh
Dan hanya aku yang pantas runtuh
Sungguh. Aku ingin membencinya
Tapi semua begitu rapuh
Dan hanya aku yang pantas runtuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar